Rabu, 14 Juli 2010

Kisah 9 Huruf Raksasa HOLLYWOOD



Lansung aja gan, kalau mendengar kata Hollywood, apa yang terlintas petama kali dalam benak Agan? Selain mengklaim dirinya sebagai ibukota perfilman dunia, bisa jadi yang pertama terpikir adalah gambaran sembilan huruf raksasa yang berdiri dengan megah di Hollywood Hills, yang dikenal sebagai the Hollywood sign. Meskipun sangat terkenal, rasanya tidak banyak yang mengetahui sejarah 9 huruf raksasa ini. Berikut ini adalah kisah the Hollywood Sign, yang mungkin satu-satunya saksi dan bukti sejarah industri film terbesar dan terarogan di dunia.


Huruf-huruf the Hollywood Sign terletak di Mount Lee, Griffith Park. Menjulang dengan tinggi sekitar 45 kaki, dengan lebar 30 kaki tiap hurufnya. Dibangun pada tahun 1923 dengan menghabiskan biaya $21.000, the Hollywood sign menggunakan lempengan-lempengan metal sebesar 3x9 kaki. Dengan interval 8 inci, 4000 lampu 20 watt menghiasi sisi-sisi huruf-huruf raksasa ini.

Seiring berpindahnya studio-studio film Amerika dari Santa Barbara menuju Los Angeles di awal abad ke-20, the Hollywood sign dibuat sebagai iklan real estate baru di wilayah Beachwood Canyon. Pada awalnya yang dibuat adalah huruf-huruf membentuk kata "HOLLYWOODLAND". Jatuhnya stok market yang menyebabkan merosotnya perekonomian, maka pada tahun 1939 perawatan terhadap sign ini dihentikan, seiring dilepasnya kepemilikan properti 445 hektar Griffith Park dari pengusaha real estate HollwoodLand, H. Sherman Company.

Disertai bola lampu yang dinyalakan tiap hari kerap kali putus atau dicuri orang, Sign ini tak terjamah dan dibiarkan rusak karena cuaca hingga tahun 1949. Hollywood Chamber of Commerce kemudian memperbaikinya dan menghilangkan 4 huruf terakhir, yang menghabiskan biaya sekitar $4000. Sign ini dimanfaatkan untuk menjadi identitas Hollywood sebagai industri perfilman yang sedang berkembang pesat pada saat itu, dan bukan lagi sebagai iklan real estate. Kendati demikian, renovasi tersebut tidak mengganti bola-bola lampu di tubuh tiap huruf sign tersebut.

Pada tahun 1973, huruf¬huruf ini diperbaharui atas bantuan dana dari Alice Cooper, Gene Autry dan Hugh Hefner dengan mengadakan pesta amal di Playboy Mansion untuk mengumpulkan dana pemugaran. Tiap donor menyumbang¬kan sekitar $28.000 untuk biaya perbaikan dan perawatan sign ini. Aksi penggantian sign dengan huruf yang benar-benar baru kemudian dilakukan pada tahun 1978. Pacific Outdoor Advertising Company dan Heath Sign Company kemudian menggunakan helikopter untuk merobohkan dan mengganti sign yang telah berusia lebih dari setengah abad ini.


The SIGN On Screen

Berbagai kisah tentu saja pernah mewarnai huruf-huruf ini, baik yang ditampilkan dalam banyak film, maupun yang benar-benar terjadi. Yang cukup berkesan tampil dalam film adalah adalah Mighty Joe Young, film remake dari Disney yang menceritakan seekor gorila yang memanjat huruf 0. Dalam The Day After Tomorrow, angin topan melibas habis kesembilan huruf ini. Sign ini juga beberapa kali diparodikan, seperti dalam Robin Hood: Men in Tight (terbaca: ENGLAND) dan Shrek 2 (terbaca: FAR FAR AWAY).


Sign Fact:HOLLYWOOD

Albert Khoete, petugas pengganti bola-bola lampu the Hollywood sign pernah tertimpa huruf-huruf yang runtuh. Khoete tinggal dalam pondok di kaki huruf L sejak lama.
Kelompok bernama Environtmental Prankster beberapa kali mengakali huruf-huruf ini untuk menyindir atau hanya sekedar bercanda. Seperti pada saat Paus mengunjungi Hollywood pada tahun 1987, mereka merubahnya menjadi Holywood. Atau pada saat hukum yang melunak terhadap masalah mariyuana, Hollyweed-lah yang tampak dari penjuru kota. Pada saat pendengaran Oliver North terganggu, huruf H-nya dibajak menjadi 011ywood.
Saking terkenalnya, pemerintah wilayah Los Angeles kemudian menetapkan bangunan ini sebagai monumen historis dan budaya yang dilindungi nomor 111.
Setelah peristiwa 11 September, ada rencana akan mengecat the HollyWood sign dengan warna merah biru putih seperti pada bendera Amerika, dan akan dilaksanakan pada perayaan Veterans Day. Hal ini segera diprotes oleh Los Angeles councilman, Tom LaBonge. "Mengapa tidak mengecat White House saja sekalian?" ujarnya. Pengecatan sign ini juga dikhawatirkan akan menyebabkan gangguan lalu lintas dan menjadi sasaran baru terorisme.
Huruf H runtuh pada tahun 1949. Pada tahun 60-an huruf D benar-benar rusak, sementara huruf 0 runtuh sepanjang kaki gunung.
Lampu-lampu the HollyWood Sign dinyalakan lagi untuk pertama kalinya setelah sekian lama pada tahun baru 1999.
Pada tahun 1999 seorang anonim
memheli hak sponsorship untuk Hollywood Sign sebesar $100.000 lewat Home Shopping Network.
Kini the Hollywood sign dilengkapi dengan sistem keamanan canggih dan beberapa protokol keamanan untuk mencegah tangan-tangan iseng mengutak-ngatik sign ini. Meskipun demikian,sebenarnya the Hollywood sign tetap sulit dijangkau oleh pengunjung, karena terletak agak jauh dari jalan raya. Kini, bersama The Chinese Theatre dan Hollywood Walk of Fame, Sign adalah identitas Hollywood sendiri yang menjadi santapan wajib pelancong seluruh dunia. The Hollywood sign hingga kini berdiri sebagai identitas daerah penghasil film-film termahal, terlaris dan melambangkan kesombongan akan superioritas bangsa Amerika akan perfilman.

Getting there:

The Hollywood sign terletak di daerah atas Mount Lee di Hollywood Hills, timur laut pusat kota Hollywood. Untuk pemandangan terbaik, ambil jalan Beachwood Drive dari Hollywood & Vine. Dari Hollywood Boulevard pergi ke timur sekitar 1/4 mil ke Gower Street.

Belok kiri ke utara sebanyak tiga blok di bawah jalan tol ke Franklin Avenue. Belok kanan ke arah timur, dan kemudian belok ke kiri (arah utara) ke arah Beachwood Drive. Ikuti jalan yang berkelok-kelok hingga mencapai Hollywood Hills. Beachwood Drive juga bisa dicapai lewat jalan tol 101 (Hollywood Freeway), dan keluar di Gower street, kemudian belok kanan ke arah utara ke Beachwood Drive.


And The Sign Goes to...
Aksi pemugaran huruf-huruf the sign pada tahun 1978 kemudian menghasilkan sponsor untuk tiap-tiap hurufnya. Para sponsor tersebut adalah :

source: http://fenz-capri.blogspot.com/2010/07/kisah-9-huruf-raksasa-hollywood.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar